Renungan Harian Hari Ini 10 Januari 2026, Bacaan Injil Yohanes 3:22-30 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: 1Yoh. 5:14-21; Mazmur: Mzm. 149:1-2.3 4.5.6a.9b; HARI BIASA SESUDAH EPIFANI (P) St. Gregorius Nyssa; Gulielmus Bituricensis;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 Januari 2026
Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.
Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya.
Kalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah dan Dia akan memberikan hidup kepadanya, yaitu mereka, yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut. Ada dosa yang mendatangkan maut: tentang itu tidak kukatakan, bahwa ia harus berdoa.
Semua kejahatan adalah dosa, tetapi ada dosa yang tidak mendatangkan maut.
Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya.
Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat.
Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.
Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 Januari 2026
Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh.
Biarlah Israel bersukacita atas Yang menjadikannya, biarlah bani Sion bersorak-sorak atas raja mereka!
Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tari-tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi!
Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan.
Biarlah orang-orang saleh beria-ria dalam kemuliaan, biarlah mereka bersorak-sorai di atas tempat tidur mereka!
Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka,
untuk melaksanakan terhadap mereka hukuman seperti yang tertulis. Itulah semarak bagi semua orang yang dikasihi-Nya. Haleluya!
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 10 Januari 2026
Sesudah itu Yesus pergi dengan murid-murid-Nya ke tanah Yudea dan Ia diam di sana bersama-sama mereka dan membaptis.
Akan tetapi Yohanes pun membaptis juga di Ainon, dekat Salim, sebab di situ banyak air, dan orang-orang datang ke situ untuk dibaptis,
sebab pada waktu itu Yohanes belum dimasukkan ke dalam penjara.
Maka timbullah perselisihan di antara murid-murid Yohanes dengan seorang Yahudi tentang penyucian.
Lalu mereka datang kepada Yohanes dan berkata kepadanya: “Rabi, orang yang bersama dengan engkau di seberang sungai Yordan dan yang tentang Dia engkau telah memberi kesaksian, Dia membaptis juga dan semua orang pergi kepada-Nya.”
Jawab Yohanes: “Tidak ada seorang pun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga.
Kamu sendiri dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah berkata: Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk mendahului-Nya.
Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh.
Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 Januari 2026
Kuatkanlah hatimu, hai Yerusalem! Dia yang telah memberikan nama kepadamu akan menghibur engkau.
Celakalah mereka yang menganiaya engkau, dan yang bersukacita atas kejatuhanmu!
Celakalah sekalian kota yang memperbudak anak-anakmu, celakalah kota yang menerima anak-anakmu sebagai tawanan.
Sebab sebagaimana kota itu bersukaria karena kejatuhanmu dan bersukacita atas keruntuhanmu, demikianpun ia sedih karena kesepiannya sendiri kelak.
Dari padanya akan Kurenggut sorak-sorai rakyat besar, dan kecongkakannya akan berubah menjadi kesedihan.
Sebab api dari pihak Yang Kekal akan mendatanginya untuk waktu yang lama, dan ia akan didiami setan untuk masa yang lama.
Tengoklah ke timur, hai Yerusalem, dan pandangilah sukacita yang tengah datang kepadamu dari pihak Allah.
Sungguh, akan datanglah anak-anakmu yang telah kaubiarkan pergi. Mereka datang, terkumpul dari timur dan barat atas firman dari Yang Kudus, seraya bersukacita karena kemuliaan Allah.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 Januari 2026
Hendaklah, hai Yerusalem, menanggalkan pakaian kesedihan dan kesengsaraanmu, dan mengenakan perhiasan kemuliaan Allah untuk selama-lamanya.
Hendaklah berselubungkan kampuh kebenaran Allah, dan memasang di atas kepalamu tajuk kemuliaan dari Yang Kekal.
Sebab di bawah kolong langit seluruhnya serimu akan dipertunjukkan oleh Allah.
Dari pihak Allah engkau akan diberi nama ini untuk selamanya: “Damai sejahtera hasil kebenaran” dan “Kemuliaan hasil dari takwa”.
Bangkitlah, hai Yerusalem, hendaklah berdiri tegak di ketinggian! Tengoklah ke timur! Lihatlah anak-anakmu sudah berkumpul atas firman dari Yang Kudus, dari tempat matahari terbenam hingga ke tempat terbitnya, seraya bersukaria karena Allah telah teringat kepada mereka.
Memang dahulu mereka pergi dari padamu dengan berjalan kaki, digiring oleh musuh. Tetapi kini mereka dikembalikan kepadamu oleh Allah diusung dengan hormat seolah-olah di atas tandu kerajaan.
Sebab Allah memerintahkan, supaya diratakanlah segala gunung yang tinggi dan segenap bukit abadi, dan supaya ditimbuslah sekalian jurang menjadi tanah yang rata, sehingga Israel dapat berjalan dengan aman di bawah naungan kemuliaan Allah.
Hutan rimba dan segala pohon yang harum semerbakpun menaungi Israel atas perintah Allah.
Sebab Israel akan dituntun dengan sukacita oleh Allah, oleh cahaya kemuliaan-Nya dan dengan belas kasihan dan kebenaran-Nya.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 Januari 2026
Ungkapan Yohanes, “Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil” merupakan sebuah revolusi cara berpikir yang patut diteladani. Di tengah realitas persaingan antarmanusia di dunia, Yohanes memperlihatkan satu keutamaan kerendahan hati tatkala ia berada di hadapan seorang Mesias.
Yohanes selalu sadar akan perannya dan tidak mau mengambil alih peran Yesus. Yohanes tahu sepenuhnya bahwa dalam pelayanan pun, ia memiliki peran yang tidak sebanding dengan peran Mesias.
Karena itu, ia bahkan menyampaikan kepada orang banyak bahwa setelah dia, akan ada seorang Mesias yang hadir dan menyatakan kasih Allah ke tengah dunia.
Kita mengamati bahwa hidup manusia sering ditandai dengan persaingan. Dalam nuansa persaingan itu tentu setiap pihak ingin menjadi pemenang dan mengukuhkan diri siapa yang paling besar dan kuat. Sikap seperti ini tidak tampak dalam diri Yohanes Pembaptis.
Ia justru memperlihatkan kebesaran Yesus sebagai Mesias yang memang diutus Allah untuk menyelamatkan dunia, sedangkan dia mempunyai tanggung jawab untuk “meluruskan” jalan bagi kedatangan Sang Mesias.
Yohanes menunjukkan kepada kita tentang arti penting sikap rendah hati di hadapan Tuhan dan sesama. Makin kita rendah hati, makin kita tahu dan sadar bahwa segala yang kita miliki adalah dari Allah, dan bukan dari kehebatan manusiawi kita.
.
Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil 10 Januari 2026
Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan hati yang hening dan terbuka. Sabda hari ini mengajak kita belajar mengecilkan diri agar Tuhan semakin nyata. Biarkan renungan ini mengendap dengan cara membawa satu kalimatnya ke dalam doa pribadi, lalu mengulanginya perlahan sepanjang hari.
Ya Bapa, dalam doa penutup ini, kami menyerahkan kecenderungan hati yang mudah membandingkan diri dan mencari pengakuan. Di tengah dunia yang sarat persaingan, sering kali kami lupa bahwa hidup adalah panggilan untuk melayani. Bentuklah batin kami agar mampu bersukacita ketika peran kami sederhana dan tersembunyi.
Anugerah kerendahan hati sungguh kami rindukan, agar segala karya dan keberhasilan tidak berpusat pada diri sendiri. Semoga kesadaran tumbuh bahwa setiap talenta, kesempatan, dan kepercayaan yang kami terima adalah titipan untuk memuliakan Tuhan dan menghadirkan kebaikan bagi sesama.
Kiranya teladan Yohanes Pembaptis menuntun langkah hidup kami setiap hari. Jadikan hidup ini jalan yang diluruskan, bukan panggung untuk meninggikan diri. Dengan hati yang makin kecil, semoga kasih Tuhan semakin besar dan nyata melalui tutur kata, sikap, serta pilihan hidup kami. Amin.
.
Ya Tuhan, semoga kami selalu digerakkan oleh Roh Kudus-Mu untuk berlaku rendah hati di hadapan sesama kami. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 9 Januari 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





