Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 Desember 2025

Renungan Harian Hari Ini 10 Desember 2025, Bacaan Injil Matius 11:28-30 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 40:25-31; Mazmur: 103:1-4.8-10; R:1a; PEKAN ADVEN II (U); St.Miltiades; B.Marc Antonius Durando; SP Maria dr Loreto;

Dengan siapa hendak kamu samakan Aku, seakan-akan Aku seperti dia? firman Yang Mahakudus.
 
Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh segenap tentara mereka keluar, sambil memanggil nama mereka sekaliannya? Satu pun tiada yang tak hadir, oleh sebab Ia maha kuasa dan maha kuat.
 
Mengapakah engkau berkata demikian, hai Yakub, dan berkata begini, hai Israel: “Hidupku tersembunyi dari TUHAN, dan hakku tidak diperhatikan Allahku?”
 
Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya.
 
Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.
 
Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,
 
tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

.

Dari Daud.
Pujilah TUHAN, hai jiwaku! dan pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!
 
Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!
 
Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu,
 
Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat,

TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.

Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita,

.

Reff. : Alleluya.

Ayat : Tuhan akan datang menyelamatkan umat-Nya. Berbahagialah orang yang menyongsong Dia.

.

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
 
Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
 
Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.”

.

TUHAN semesta alam akan menyediakan di gunung Sion ini bagi segala bangsa-bangsa suatu perjamuan dengan masakan yang bergemuk, suatu perjamuan dengan anggur yang tua benar, masakan yang bergemuk dan bersumsum, anggur yang tua yang disaring endapannya.
 
Dan di atas gunung ini TUHAN akan mengoyakkan kain perkabungan yang diselubungkan kepada segala suku bangsa dan tudung yang ditudungkan kepada segala bangsa-bangsa.
 
Ia akan meniadakan maut untuk seterusnya; dan Tuhan ALLAH akan menghapuskan air mata dari pada segala muka; dan aib umat-Nya akan dijauhkan-Nya dari seluruh bumi, sebab TUHAN telah mengatakannya.
 
Pada waktu itu orang akan berkata: “Sesungguhnya, inilah Allah kita, yang kita nanti-nantikan, supaya kita diselamatkan. Inilah TUHAN yang kita nanti-nantikan; marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita oleh karena keselamatan yang diadakan-Nya!”
 
Sebab tangan TUHAN akan melindungi gunung ini, tetapi Moab akan diinjak-injak di tempatnya sendiri, sebagai jerami diinjak-injak dalam lobang kotoran.
 
Apabila Moab mengembangkan tangannya di dalamnya seperti cara perenang mengembangkannya untuk berenang, maka TUHAN akan mematahkan kecongkakkan mereka dengan segala daya upaya mereka.
 
Maka kubu-kubu tembokmu yang tinggi akan ditumbangkan-Nya dan dirubuhkan-Nya, dan dicampakkan-Nya ke tanah dan debu.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 Desember 2025

Pada waktu itu nyanyian ini akan dinyanyikan di tanah Yehuda: “Pada kita ada kota yang kuat, untuk keselamatan kita TUHAN telah memasang tembok dan benteng.
 
Bukalah pintu-pintu gerbang, supaya masuk bangsa yang benar dan yang tetap setia!
 
Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.
 
Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal.
 
Sebab Ia sudah menundukkan penduduk tempat tinggi; kota yang berbenteng telah direndahkan-Nya, direndahkan-Nya sampai ke tanah dan dicampakkan-Nya sampai ke debu.
 
Kaki orang-orang sengsara, telapak kaki orang-orang lemah akan menginjak-injaknya.”

.

renungan harian hari ini

Dalam kehidupan modern yang sering kali terasa sangat sibuk, berat, dan melelahkan, perkataan Yesus dalam Injil hari ini memberikan kepada kita harapan dan penghiburan.

Banyak dari kita yang menanggung beban-beban berat, baik secara fisik, emosional, maupun spiritual. Kita mencari-cari kelegaan dan ketenangan untuk beristirahat, namun sering kali mencarinya di tempat-tempat yang salah.

Yesus mengajak kita untuk datang kepada-Nya. la tidak menjanjikan bahwa segala masalah kita akan hilang atau bahwa kehidupan akan menjadi mudah secara tiba-tiba. Namun, la menjanjikan kelegaan dan ketenangan jiwa.

Ia mengerti apa yang kita butuhkan. Ia lemah lembut dan rendah hati, siap untuk mendengarkan tanpa menghakimi, membimbing, dan menopang kita.

Menerima ajakan Yesus untuk memikul kuk-Nya berarti menerima jalan hidup yang Ia ajarkan, sebuah jalan yang ditandai dengan kasih, kerendahan hati, dan pelayanan.

Ini mungkin terdengar menantang, tetapi Yesus menjanjikan bahwa kuk-Nya menyenangkan dan beban-Nya ringan. Dalam Dia, kita akan menemukan ketenangan jiwa, kekuatan untuk berjuang, dan kegembiraan dalam melayani.

.

Ibu, Bapak, dan Saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan hati yang perlahan ditenangkan, sambil membuka ruang bagi sabda Yesus untuk meresap lebih dalam. Di tengah kesibukan dan tekanan hidup, kiranya ajakan-Nya untuk beristirahat dalam kasih-Nya dapat terus kita ingat, terutama ketika hari-hari terasa berat dan melelahkan.

Bapa, kelegaan yang dijanjikan Yesus semoga menjadi nafas baru bagi jiwa kami. Ketika beban hidup menekan dan pikiran terasa sesak, hadirkan kembali damai yang lahir dari kelembutan hati-Nya. Biarlah setiap langkah hari ini dipenuhi keyakinan bahwa kami tidak berjalan seorang diri.

Kelemahlembutan yang ditawarkan Ia sebagai Sang Guru kiranya membentuk hati kami menjadi lebih rendah hati dan terbuka. Di saat kami merasa tidak didengar atau dimengerti, tuntunlah kami untuk kembali pada tutur-Nya yang penuh penerimaan. Ajarkan kami menemukan ketenangan dengan meneladani sikap-Nya yang sabar dan penuh kasih.

Kuk yang Dia ajarkan semoga sanggup kami pikul dengan sukacita. Dalam pelayanan kecil maupun besar, teguhkan semangat untuk terus melangkah. Ketika tantangan tampak berat, bangkitkan keyakinan bahwa bersama-Nya beban akan menjadi ringan. Dan dalam setiap usaha, semoga kami menemukan kedamaian yang sejati. Amin.

.

Tuhan, berilah kami keberanian untuk menerima pelayanan yang Engkau percayakan kepada kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 9 Desember 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here