Beranda Berita Terbaru Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024 Bacaan Injil

Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024 Bacaan Injil

143278
0
renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 7:31-37 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj. 11:29-32; 12:19; Mazmur: 81:10-11ab, 12-13.14-15; PEKAN BIASA V (H); St.Paulinus Aquileia, Sta.Apolonia;

BACAAN I

1Raj 11:29
Pada waktu itu, ketika Yerobeam keluar dari Yerusalem, nabi Ahia, orang Silo itu, mendatangi dia di jalan dengan berselubungkan kain baru. Dan hanya mereka berdua ada di padang.

1Raj 11:30
Ahia memegang kain baru yang di badannya, lalu dikoyakkannya menjadi dua belas koyakan;

1Raj 11:31
dan ia berkata kepada Yerobeam: “Ambillah bagimu sepuluh koyakan, sebab beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Sesungguhnya Aku akan mengoyakkan kerajaan itu dari tangan Salomo dan akan memberikan kepadamu sepuluh suku.

1Raj 11:32
Tetapi satu suku akan tetap padanya oleh karena hamba-Ku Daud dan oleh karena Yerusalem, kota yang Kupilih itu dari segala suku Israel.

1Raj 12:19
Demikianlah mulanya orang Israel memberontak terhadap keluarga Daud sampai hari ini.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024

Mzm 81:10
(81-11) Akulah TUHAN, Allahmu, yang menuntun engkau keluar dari tanah Mesir: bukalah mulutmu lebar-lebar, maka Aku akan membuatnya penuh.

Mzm 81:11
(81-12) Tetapi umat-Ku tidak mendengarkan suara-Ku, dan Israel tidak suka kepada-Ku.

Mzm 81:12
(81-13) Sebab itu Aku membiarkan dia dalam kedegilan hatinya; biarlah mereka berjalan mengikuti rencananya sendiri!

Mzm 81:13
(81-14) Sekiranya umat-Ku mendengarkan Aku! Sekiranya Israel hidup menurut jalan yang Kutunjukkan!

Mzm 81:14
(81-15) Seketika itu juga musuh mereka Aku tundukkan, dan terhadap para lawan mereka Aku balikkan tangan-Ku.

Mzm 81:15
(81-16) Orang-orang yang membenci TUHAN akan tunduk menjilat kepada-Nya, dan itulah nasib mereka untuk selama-lamanya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024

Pada waktu itu Yesus meninggalkan daerah Tirus dan melalui Sidon pergi ke Danau Galilea, memasuki daerah Dekapolis. Orang membawa kepada-Nya seorang yang tuli dan gagap dan memohon kepada-Nya, supaya la meletakkan tangan-Nya di atas orang itu. Sesudah Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka sendirian, Ia memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan menyentuh lidah orang itu.

Sambil menengadah ke langit Yesus mendesah, dan berkata kepadanya, “Efata!”, artinya: Terbukalah! Seketika terbukalah telinga orang itu dan pulihlah lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik. Yesus memperingatkan mereka supaya jangan menceritakannya kepada siapa pun juga. Namun, makin dilarang-Nya mereka, makin luas mereka memberitakannya. Mereka teramat takjub dan berkata, “la melakukan segala-galanya dengan baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024, Bacaan Injil

Bacaan Injil hari ini mengisahkan sosok Yesus yang meninggalkan daerah Tirus melewati Sidon menuju Galilea melalui daerah Dekapolis. la melakukan perjalanan sejauh 36 kilometer dari Tirus ke Sidon, kemudian dari Sidon la melakukan perjalanan lagi sejauh 79 kilometer ke Danau Galilea melewati daerah Dekapolis. Dalam perjalanan ini, Yesus melakukan tanda-tanda untuk menyelamatkan manusia. Salah satunya, Yesus menyembuhkan seorang yang tuli dan gagap.

Kisah penyembuhan orang tuli dan gagap ini memang sangat unik. la diantar oleh orang-orang tanpa nama yang percaya bahwa Yesus pasti dapat menyembuhkan orang tuli dan gagap itu dengan cara meletakkan tangan. Yesus memisahkan orang tuli dan gagap itu dari orang lain. la memasukkan jari-Nya ke dalam telinga orang itu, meludah dan meraba lidah orang itu. Yesus lalu menengadah ke langit dan berkata, “Efata” yang berarti terbukalah. Perkataan Yesus ini memiliki daya penyembuh. Orang tuli dan gagap itu sembuh seketika. Penyembuhan ajaib ini turut memviralkan Yesus saat itu. Perasaan takjub terungkap dalam peristiwa ini, “la menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.”

Jika dalam Injil kita mendengar kisah menakjubkan karena tanda ajaib yang dilakukan Yesus, dalam Bacaan Pertama kita justru kaget karena Israel memberontak melawan keturunan Daud. Pemberontakan ini merupakan rentetan kejadian dari peristiwa Raja Salomo yang menyembah berhala. Ketidaksetiaannya kepada Allah membuat kerajaannya menjadi koyak.

Hidup manusia selalu berada pada dua kutub, yaitu kebaikan dan kejahatan. Namun, kita harus tetap percaya pada rencana dan kehendak Tuhan, yakni kebaikan manusia. la menjadikan segalanya baik adanya.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2024

.

.

Tuhan, baharuilah hidup kami dan teguhkanlah iman kami kepada-Mu. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here