Renungan Harian Hari Ini 2 Juni 2023, Bacaan Injil

Renungan Harian Hari Ini 2 Juni 2023, Bacaan Injil Markus 11:11-26 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Sir. 44:1,9-12; Mazmur: 149:1-2,3-4,5-6a,9b; PEKAN BIASA VIII (P); St.Marselinus dan Petrus; St.Feliks dr Nikosia; B.Yohanes Baptista Skalabrini;

Pada waktu Yesus tiba di Yerusalem, Ia masuk ke Bait Allah dan meninjau semuanya. Tetapi karena hari sudah hampir malam, Ia keluar ke Betania bersama kedua belas murid-Nya. Keesokan harinya, sesudah mereka itu meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar. Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau la mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu la tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara.

Maka kata-Nya kepada pohon itu: “Jangan lagi seorang pun makan buahmu selama-lamanya!” Dan murid-murid-Nya pun mendengarnya. Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerusalem. Sesudah Yesus masuk ke Bait Allah, mulailah Ia mengusir orang-orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dibalikkan-Nya, dan Ia tidak memperbolehkan orang membawa barang-barang melintasi halaman Bait Allah.

Lalu Ia mengajar mereka, kata-Nya: “Bukankah ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini telah menjadikannya sarang penyamun!” Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mendengar tentang peristiwa itu, dan mereka berusaha untuk membinasakan Dia sebab mereka takut kepada-Nya, melihat seluruh orang banyak takjub akan pengajaran-Nya.

Menjelang malam mereka keluar lagi dari kota. Pagi-pagi ketika Yesus dan murid-murid-Nya lewat, mereka melihat pohon ara tadi sudah kering sampai ke akar-akarnya. Maka teringatlah Petrus akan apa yang telah terjadi, lalu ia berkata kepada Yesus: “Rabi, lihatlah, pohon ara yang Kau kutuk itu sudah kering.” (Bacaan selengkapnya lihat di Alkitab!)

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 2 Juni 2023, Bacaan Injil

Jika nanti kita meninggal, kita ingin diingat sebagai apa? Pertanyaan ini dapat membantu kita menata dan mengarahkan hidup kita saat ini. Kitab Sirakh menyinggung orang-orang yang telah berjasa dan dikenang oleh keturunannya, tetapi juga orang yang dilupakan begitu saja karena hidupnya tidak pernah menjadi berkat bagi sesama.

Dalam Injil hari ini, Yesus mengutuk pohon ara yang tak menghasilkan buah dan membersihkan Bait Allah dari orang-orang yang mencari keuntungan pribadi dengan berjualan di Rumah Tuhan. Bagi Yesus, mereka ini bagaikan pohon ara yang hanya menyerap nutrisi dari bumi, tetapi tidak membuahkan apa-apa bagi manusia.

Patut disyukuri bahwa dalam Gereja kita ada banyak sukarelawan yang kemurahan hati dan kiprahnya dalam pelayanan layak dikenang. Pelayanan yang berakar pada iman dan kasih terhadap sesama pasti akan menghasilkan buah. Kendati demikian, ada pula orang yang menjadikan pelayanan dalam Gereja sebagai sarana untuk mempromosikan kepentingan dan pamrih pribadi.

Hal serupa dilakukan oleh imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat yang menjadikan Rumah Tuhan sebagai arena untuk memenuhi ambisi pribadi. Mereka inilah yang dimaksud oleh Yesus sebagai pohon ara yang tak berbuah. Dari mereka yang dikenang hanyalah keburukannya.

.

Ya Bapa, bantulah kami agar hidup kami berakar pada Kristus sehingga dapat menghasilkan buah bagi sesama. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here